.

Senin, 18 Maret 2013

Alasan Umum Mutasi PNS

Dunia PNS adalah dunia yang mempunyai segudang permasalahan kompleks, terutama di negeri kita tercinta ini. Dari hingar bingar pendaftaran cpns dengan memanfaatkan uang, hingga sekedar untuk naik pangkat bahkan sampai urusan mutasi sekalipun selalu dikaitkan dengan yang namanya uang. Namun demikian, terlepas permalahan itu, adkei blog hanya ingin membahas khusus mengenai beberapa alasan-alasan umum mutasi PNS yang sering ditemukan dilapangan.  Lebih tepatnya mutasi yang dilakukan atas dasar usulan atau keinginan sendiri, bukan karena alasan sebuah kasus sehingga dimutasikan oleh pimpinan tempat ia bekerja. Apa saja alasan-alasan tersebut? Berikut pemaparan singkatnya:

Pertama alasan umum mutasi seorang pns adalah karena mengikuti seorang suami atau istri. Namun, yang sering dilakukan adalah ikut suami. Walau tidak menutup kemungkinan ikut seorang istri pun bisa dilakukan, akan tetapi kalau ini dilakukan biasanya beralasan agar dekat dengan keluarga tempat tinggal seperti anak dan istri.

Kedua, seorang pns yang ingin melakukan atau mengajukan mutasi  biasanya karena orang tua yang sudah tua sehingga perlu pantauan dari salah satu anaknya atau memang karena memang sakit-sakitan yang diharuskan anak tersebut tinggal berama. Nah, dalam kondisi demikian ini bisa dilakukan.

Ketiga, karena sakit. Biasanya seseorang pns yang mengajukan mutasi keluar daerah bisa juga beralasan karena sakit sedangkan daerah tempat kerja dengan tempat tinggalnya memiliki jarak yang jauh.

Keempat, ada juga seseorang yang mengajukan mutasi dikarenakan ingin meningkatkan jenjang karirnya yang lebih baik hal ini dikarenakan dimana tempat ia bekerja dianggap kurang memberikan prospek yang lebih baik.

Itulah beberapa alasan umum mutasi PNS yang biasa terjadi dilapangan. Sebenarnya tentu saja masih banyak dari keempat alasan tersebut, yang jelas jika teman-teman mempunyai pengalaman berbeda mengenai alasan umum mutasi pns, boleh dong berbagi pengalamannya di kolom komentar artikel ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar